LAGI LAGI ADA ALLAH (Chapter 1)
Aduhhhh....panas sekali cuacanya ini bikin gerah aja mana haus lagi, kata teman di samping saya. sambil tersenyum saya tawarkan kepadanya minuman saya, karena memang bagi saya wajib bawa air minum ke kampus, karena cuaca di Medan memang panas, sebenarnya saya juga hampir saja mengeluh karena keadaan memang sungguh panas, udara di sekeliling kampus juga tak bersahabat, tapi setelah dapat kajian dari Ustad saya jadi senyum aja, takut kufur nikmat, takut Allah tarik nikmat itu dari saya. Kata Ust apapun kesusahan kita, keinginan kita, sertakan Allah, Insya Allah hidupmu aman dan tenteram. Selama nunggu angkot saya berbincang dengan teman tadi, ternyata dia anak PBI juga tapi masih adik saya, pada saat itu saya masih semester 3 dan dia semester 1, saya tidak kenal sama adik ini tapi masalah keluarga dan hatinya semua di ceritakan ke saya, saat itu saya juga sudah mulai bosan mendengar ceritanya, tapi karena angk...